Jelang HBKN, Gubernur NTT Pimpin High Level Meeting TPID Provinsi NTT: Isu Inflasi Tidak Hanya Soal Angka Statistik, Melainkan Menyangkut Langsung Kehidupan Masyarakat

ANALIS EKONOMI MIKRO DAN MAKROEKONOMI MAKROEKONOMI MIKRO

Darcencia Harun

2/9/20262 min read

Kupang, 09 Februari 2026 – Dalam rangka menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Imlek, Bulan Suci Ramadhan, Hari Suci Nyepi, Idul Fitri 1447 H, dan Paskah Tahun 2026, Pemerintah Provinsi NTT bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT menggelar High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang berlangsung di Hotel Harper Kupang, Senin, (09/02/2026).

High Level Meeting (HLM) TPID ini dipimpin langsung oleh Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena. Dengan mengusung tema “Sinergi Memperkuat Ketahanan Pangan untuk Ekonomi NTT yang Tumbuh Kuat dan Berkelanjutan”. Dimoderatori oleh Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi NTT, Selfi H. Nange, serta narasumber Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Adidoyo Prakoso dan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi NTT, Matamira B. Kale.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD Provinsi NTT Emelia J. Nomleni, Plh. Sekretaris Daerah Provinsi NTT Flouri Rita Wuisan, jajaran Forkopimda, Pimpinan Perangkat Daerah Provinsi NTT, Pimpinan Perbankan, Perwakilan Pimpinan BUMN Provinsi NTT, Instansi Vertikal dan Insan Pers.

Dalam sambutannya, Gubernur NTT menegaskan, Pemerintah Provinsi akan terus berupaya mengendalikan inflasi daerah bersama-sama para pemangku kepentingan sehingga harga-harga kebutuhan pokok tetap terjaga dan daya beli masyarakat tetap sehat. Ia juga menegaskan, bahwa isu inflasi tidak hanya soal angka statistik, melainkan menyangkut langsung kehidupan masyarakat.

“Berbicara tentang inflasi, sesungguhnya kita sedang berbicara tentang isi dapur rakyat, daya beli keluarga kecil, dan kepastian hidup sehari-hari masyarakat kita. Stabilitas harga dan ketahanan pangan adalah fondasi utama pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.

Berdasarkan data BPS, pada Januari 2026 terjadi inflasi year on year (yoy) Provinsi NTT sebesar 3,34%. Inflasi tertinggi terjadi di Waingapu sebesar 4,77% dan inflasi terendah terjadi di Kabupaten Timor Tengah Selatan sebesar 2,38%. Inflasi (yoy) Januari 2026 terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya 9 dari 11 indeks kelompok pengeluaran terutama kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,19%. Selain inflasi tahunan, NTT juga mengalami inflasi month to month (mtm) sebesar 0,65%.

Selain itu perkembangan Ekonomi NTT Triwulan IV tahun 2025 tumbuh sebesar 5,34% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024 (yoy). Struktur ekonomi NTT pada tahun 2025 masih didominasi oleh lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan dengan kontribusi sebesar 28,58%, sedangkan dari sisi pengeluaran masih didominasi pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 65,16%.

Gubernur Melki Laka Lena dalam arahannya menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus disertai pemerataan dan kualitas. “Kita tidak mungkin menikmati pertumbuhan ekonomi yang baik jika hanya dinikmati segelintir orang. Yang harus kita pastikan adalah tetesan ke bawah, terutama bagi kelompok miskin ekstrem, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya.” ungkapnya.

Sebelum menutup kegiatan HLM TPID ini, Gubernur mengajak semua pihak untuk terus menumbuhkan spirit optimisme dan antusiasme yang tinggi dalam mengendalikan inflasi daerah dan membangun perekonomian provinsi tercinta ini untuk mewujudkan common good. HLM TPID Provinsi NTT yang berlangsung kurang lebih dua jam ini menghasilkan sejumlah poin penting selama sesi diskusi yang kemudian dirumuskan sebagai rekomendasi strategis baik jangka pendek, menengah hingga jangka panjang untuk dilaksanakan oleh seluruh pihak terkait sebagai upaya mempercepat langkah-langkah strategis dalam pengendalian inflasi, menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan di daerah. Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Provinsi NTT juga menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak serta menegaskan komitmen untuk menindaklanjuti hasil rekomendasi HLM, memperkuat koordinasi lintas sektor dan memastikan setiap langkah strategis berjalan efektif demi mendukung stabilitas ekonomi serta pembangunan daerah yang berkelanjutan.

#HLMTPID #HLMTPIDProvNTT #AyobangunNTT #gubernurNTT #BiroPAP #SetdaNTT